Tahun 2011 di warnai oleh berbagai pergolakan yang terjadi dikawasan Timur Tengah. hal ini diawali oleh munculnya pergerakan masa di wilayah Mesir yang menuntut diadakannya reformasi pada pemerintahan. hal ini hampir serupa denga reformasi yang terjadi dulu di Indonesia sekitar tahun 1998. pergerakan diawali oleh mahasiswa yang menuntut presiden saat itu Soeharto turun dari jabatannya karena dianggap telah melakukan korupsi besar dan menyebabkan Indonesia jatuh dalam krisis moneter terburuk sepanjang sejarah Indonesia hingga saat ini.
Kekuatan pergerakan masa yang sangat besar dan bergerak secara serentak diseluruh negeri mau tidak mau mengguncang stabilitas negara tersebut. hal inilah yang dialami pula oleh Mesir. hingga akhirnya Presiden Mesir turun dari takhtanya mirip dengan Soeharto pada saat kerusuhan masa di Indonesia. inilah awal pergerakan perubahan besar di Timur Tengah. dari Negara Mesir akhirnya aksi yang sama merambat ke negara-negara sekitar termasuk Libya yang kini tengah terjadi pemberontakan oleh segelintir masyarakatnya. tak seperti di Mesir, di Libya turut dikacaukan dengan adanya serangan pasukan Amerika dan sekutunya yang turut melemahkan pertahanan pemerintah Libya.
Siapa yang benar dan siapa yang salah masih tidak jelas. tapi satu hal yang penulis curigai dibalik aksi pemberontakan yang terjadi di Libya yaitu pemberontakan ini tidak murni atas inisiatif dari masyarakat Libya seperti yang terjadi di Mesir. Pergerakan ini ada unsur ditunggangi oleh pihak tertentu yang dalam hal ini penulis curigai adalah Amerika dan sekutu. mengapa penulis bisa berbicara seperti ini? hal ini penulis amati dari aksi-aksi masa yang terjadi di Libya tidak sama seperti di Mesir. di Libya masa terbagi dua, satu pro pemerintah sedangkan satu kontra pemerintah. jumlah masa pro pemerintah cukup banyak bahkan menurut pengamatan penulis lebih banyak daripada masa yang kontra pemerintah. tidak seperti pergerakan masa di Mesir yang melibatkan hampir seluruh masyarakat di seluruh kawasan Mesir, di Libya pemberontakn hanya melibatkan segelintir warganya saja. di Mesir pergerakan masyarakat hanya dalam bentuk demonstrasi dan orasi saja, sedangkan di Libya pergerakan masa diwarnai dengan baku tembak. masa pemberontak di lengkapi oleh senjata-senjata cangging bahkan hingga peluncur misil yang tidak mudah didapat oleh warga masyarakat biasa.Disini terlihat jelas perbedaan pergerakan masa yang terjadi di kedua negara, pergerakan yang terjadi di Libya patut disebut sebagai tindakan makar atau pemberontakan. jadi wajar saja jika pemerintah Libya mengerahkan kekuatan militernya, hal ini sama dengan tindakan pemerintah Indonesia dalam menghadapi pemberontakan di Aceh oleh GAM. dan tidak sepatutnya negara asing seperti Amerika dan sekutunya turut campur dalam hal kedaulatan suatu negara.Tapi ceritanya berbeda bila dalang dibalik terjadinya pemberontakan ini adalah Amerika. seperti halnya penyerangan Amerika terhadap Irak, alasan utama dibalik penyerangan ini adalah untuk menekan negara-negara Muslim yang menentang mereka dan melemahkan negara Muslim tersebut. selain itu juga untuk mengambil alih ladang-ladang minyak bumi yang terdapat di Libya menjadi milik mereka. tapi seperti biasa semua itu disamarkan dengan alasan tindakan KEMANUSIAAN, Amerika pun selalu takut terhadap negara Muslim yang kuat dan makmur, mereka (Amerika dan sekutu) selalu merasa terancam jika ada negara Muslim yang kuat dan selalu menentang dan mengecam tindak tanduk mereka. maka dengan berbagai alasan merekapun melindas habis musuh mereka tanpa peduli pandangan dunia terhadap aksi mereka. inilah yang dilakukan negara maju yang dengan arogan merasa keadilan hanya bisa ditegakkan oleh mereka dan dengan cara mereka. akhir dari pemberontakan dan penyerangan ini sudah dapat kita semua terka. seperti halnya yang terjadi di Irak, pemeritahan yang baru akan diserahkan pada orang yang bisa mereka kontrol maka jadilah negara boneka Amerika yang kesekian. nasib seperti inipun sudah dipastikan akan terjadi di Libya jika pemerintah Libya kalah dalam peperangan melawan sekutu dan para pemberontak. Semoga kali ini skenario mereka bisa di hancurkan dengan bersatunya bangsa Libya.
Semoga kebenaranlah yang akan menang, dan penulis berharap mata dunia pada akhirnya akan terbuka lebar dan menyadari siapa sebenarnya Amerika dan sekutu tersebut yang tidak lain adalah bangsa penjajah..!!
computer,games,music,download music & movie,music lyric,comic,novels,literature,poetry,tutorial,tips & tricks,share,bisnis online and much more.
Kamis, 07 April 2011
Di balik Pergerakan masa di Timur Tengah
Label:
news
Langganan:
Posting Komentar (Atom)













Tidak ada komentar:
Posting Komentar
dimohon untuk slalu memberi komentar pada tiap postingan yang anda baca,,biar adminnya tambah semangat ^_^ thanks atas kerjasamanya.